Total Tayangan Halaman

Rabu, 21 Maret 2012

SAYA SARANKAN!!!
terutama untuk teman-teman yang mau bergabung di Beastudi ETOS se nusantara ...


untuk teman-teman yang berkeinginan bergabung dengan etoser se-nusantara, atau ingin mendapatkan FORMULIR SNMPTN GRATIS dan yang paling penting asah kemampuan, segera daftar TOENAS 2012.
pensaran apa yang saya cakap di atas, check it out!!!!!


Senin, 19 Maret 2012

PENDAFTARAN BEASTUDI ETOS 
DAERAH MALANG 2012

By : andriani Moci
Beastudi Etos, salah satu beasiswa SDM unggul membuka kesempatan kepada lulusan SMA/sederajat untuk menerima bantuan pembiayaan pendidikan di perguruan tinggi, pembinaan dan pelatihan, serta pendampingan mahasiswa.

Persyaratan Umum:
1. Lulus SMA/sederajat dan akan masuk Perguruan Tinggi melalui jalur seleksi masuk PTN jalur regular
2. Diterima pada PTN dan jurusan yang direkomendasikan Beastudi Etos (Daftar PTN dan jurusan yang direkomendasikan dapat dilihat dibawah ini.
Persyaratan Khusus :

1. Berasal dari keluarga tidak mampu
2. Melampirkan surat keterangan tidak mampu dan slip gaji/surat keterangan penghasilan orang tua dari ketua RT/DKM setempat
3. Daftar riwayat hidup yang bisa didapat di asrama Beastudi Etos maupun di-download disini.
4. Mengisi dan menandatangani akad Beastudi Etos (bisa di-download disini)
5. Fotokopi raport SMA semester 1-5, Kartu Keluarga, KTP atau kartu pelajar dan STTB bagi yang telah lulus SMA/sederajat
6. Foto terbaru 4 x 6, 2 lembar
7. Foto rumah (tampak keseluruhan, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dapur)
8. Membuat tulisan tentang kisah perjalanan hidup sepanjang minimal 2 halaman folio (tulis tangan)
Berkas pendaftaran yang telah diisi dan persyaratan lainnya dikirimkan ke perwakilan (Contact Person) Etos di daerah. Alamat perwakilan (Contact Person) Etos daerah dapat dilihat dibagian bawah pengumuman ini.
Tahap-Tahap Seleksi :
1. Seleksi Administrasi,
2. Seleksi Tulis dan Wawancara,
3. Home Visit, Lolos di PTN dan jurusan rekomendasi Beastudi Etos melalui jalur regular
4. Ranking Nasional
Waktu Pendaftaran : 30 Desember – 18 Maret 2012
DAERAH PROGRAM
Universitas Syiah Kuala
Agronomi, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Imu Hukum, Manajemen, Matematika, Teknik Kimia, Teknik Sipil, Agribisnis, Akuntansi, Biologi, Fisika, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Kelautan, Ilmu Keperawatan, Ilmu Tanah, Kedokteran, Kedokteran Hewan, Kimia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Sejarah, Produksi Ternak, Sosial Ekonomi Peternakan, Teknik Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian
Universitas Sumatera Utara
Antropologi Sosial, Ekonomi Pembangunan, Farmasi, Ilmu Hukum, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Tanah, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Kimia, Pemuliaan Tanaman, Sastra Arab, Agribisnis, Akuntansi, Biologi, Fisika, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu dan Teknologi Pangan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Komputer, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Kehutanan, Manajemen, Matematika, Peternakan, Psikologi, Sastra Inggris, Sejarah, Sosiologi, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Sipil.

Universitas Andalas
Agronomi, Akuntansi, Antropologi Sosial, Biologi, Ekonomi Pembangunan, Farmasi, Fisika, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Politik, Ilmu Sejarah, Ilmu Tanah, Kesehatan Masyarakat, Kimia, Manajemen, Matematika, Nutrisi dan Makanan Ternak, Pemuliaan Tanaman, Pendidikan Dokter, Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Produksi Ternak, Sastra Daerah untuk Sastra Minangkabau, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Minangkabau, Sejarah, Sosial Ekonomi Pertanian, Sosial Ekonomi Peternakan, Sosiologi, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, Teknik Pertanian, Teknik Sipil, Teknologi Hasil Pertanian, Teknologi Hasil Ternak.

Universitas Indonesia
Akuntansi, Antropologi, Arkeologi, Arsitektur, Biologi, Farmasi, Fisika, Geografi, Ilmu Administrasi Fiskal, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Administrasi Niaga, Ilmu Ekonomi, Ilmu Filsafat, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Komputer, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Politik, Ilmu Sejarah, Kimia, Kriminologi, Manajemen, Matematika, Psikologi, Sastra Arab, Sastra Belanda, Sastra Cina, Sastra Daerah untuk Jawa, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Jerman, Sastra Jepang, Sastra Rusia, Sastra Perancis, Sistem Informasi, Sosiologi, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Komputer, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, Teknik Metalurgi dan Material, Teknik Perkapalan, Teknik Sipil.
Institut Pertanian Bogor
Agribisnis, Agronomi, Agronomi dan Hortikultura, Arsitektur Lansekap, Biokimia, Biologi, Budidaya Perairan, Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fisika, Hortikultura, Ilmu dan Teknologi Kelautan, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Ilmu Gizi, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Keluarga dan Konsumen, Ilmu Komputer, Ilmu Tanah, Kedokteran Hewan, Kimia, Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Konservasi Sumberdaya Hutan, Manajemen, Manajemen Hutan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Matematika, Meterologi, Nutrisi dan makanan ternak, Nutrisi dan Teknologi Pangan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Pemuliaan tanaman dan Teknologi Benih, Proteksi Tanaman, Silvikultur, Sosial Ekonomi Perikanan, Sosial Ekonomi Peternakan, Sosial Ekonomi Pertanian, Statistika, Teknologi Pertanian, Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Teknologi Hasil Hutan, Teknologi Hasil Perairan, Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Pangan, Teknologi Produksi Ternak
Institut Teknologi Bandung
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknologi Industri, Sekolah Farmasi, Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan
Universitas Pajajaran
Akuntansi, Antropologi Sosial, Biologi, Budidaya Pertanian, Farmasi, Fisika, Ilmu Administrasi Niaga, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Peternakan, Ilmu Sejarah, Ilmu Tanah, KEdokteran, Kimia, Manajemen, Manajemen Sumberdaya Perairan, Matematika, Pemuliaan Tanaman, Kedokteran Gigi, Perikanan, Produksi Ternak, Sastra Arab, Psikologi, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sastra Jerman, Sastra Rusia, Sosial Ekonomi Pertanian, Statistika, Geologi, Teknik Pertanian, Teknologi Pangan
Universitas Diponegoro
Administrasi Publik, Akuntansi, Arsitektur, Biologi, Budidaya Perairan, Ekonomi Pembangunan, Fisika, Ilmu Administrasi Niaga, Ilmu Hukum, Ilmu Kelautan, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Informatika, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sejarah, Kimia, Manajemen, Manajemen Sumberdaya Perairan, Matematika, Oseanografi, Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Perencanaan Wilayah dan Kota, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Statistika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, Teknik Sipil, Teknologi Hasil Perikanan, Teknik Geodesi, Peternakan
Universitas Gajah Mada
Agronomi, Akuntansi, Antropologi Budaya, Arkeologi, Arsitektur, Biologi, Budidaya Hutan, Budidaya Perikanan, Budidaya Pertanian, Budidaya Perairan, Elektronika dan Instrumentasi, Farmasi, Fisika, Geofisika, Geografi dan Ilmu Lingkungan, Gizi Kesehatan, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu dan Industri Peternakan, Ilmu Fisika, Ilmu Geografi, Ilmu Ekonomi, Ilmu Filsafat, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Komunikasi, Ilmu Komputer, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sejarah, Ilmu Sosiatri, Ilmu Tanah, Kartografi dan Penginderaan Jauh, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Kimia, Konservasi Sumberdaya Hutan, Manajemen, Manajemen Hutan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Manajemen Sumberdaya Perikanan, Matematika, Mikrobiologi Pertanian, Nutrisi dan Makanan Ternak, Pembangunan Wilayah, Pemuliaan Tanaman, Pendidikan dokter, Pendidikan Dokter Gigi, Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Perencanaan Wilayah dan Kota, Produksi Ternak, Psikologi,, Sastra Arab, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Jawa, Sastra Jepang, Sastra Perancis, Sastra Roman, Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis), Sosial Ekonomi Peternakan, Sosiologi, Statistik, Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Geodesi, Teknik Geologi, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Pertanian, Teknik Nuklir, Teknik Sipil, Teknologi Hasil Hutan, Teknologi Hasil Perikanan, Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
Universitas Airlangga
Akuntansi, Antropologi Sosial, Biologi, Budidaya Perairan, Ekonomi Islam, Ekonomi Pembangunan, Fisika, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Farmasi, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmy Hukum, Ilmu Informasi dan Perpustakaan, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Ilmu Sejarah, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Kimia, Manajemen, Matematika, Pendidikan Dokter, Psikologi, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sosiologi
Institut Teknologi Sepuluh November
Arsitektur, Biologi, Desain Produk, Desain Produk Industri, Fisika, Kimia, Matematika, Perencanaan Wilayah dan Kota, Sistem Informasi, Statistika, Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Geodesi, Teknik Geomatika, Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Kelautan, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Material dan Metalurgi, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Perkapalan, Teknik Sistem Perkapalan
Universitas Brawijaya
Akuntansi, Arsitektur, Biologi, Budidaya Perairan, Budidaya Pertanian,, Ekonomi Pembangunan, Fisika, Hortikultutra, Ilmu Administrasi Bisnis, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Administrasi Niaga, Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Gizi, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Komputer, Ilmu Komunikasi, Ilmu Tanah, Kimia, Manajemen, Manajemen Sumberdaya Perairan, Matematika, Nutrisi dan Makanan Ternak, Pemanfaatan Sumberdya Perikanan, Pemuliaan Tanaman, Pendidikan dokter, Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Perencanaan Wilayah dan Kota, Peternakan, Produksi ternak, Sastra Inggris, Sosial Ekonomi Perikanan, Sosial Ekonomi Pertanian, Sosial Ekonomi Peternakan, Statistika, Teknik Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Pengairan, Teknik Pertanian, Teknik Sipil, Teknologi Hasil Perikanan, Teknik Hasil Pertanian, Teknologi Hasil Ternak, Teknologi Industri Pertanian,
Universitas Hasanuddin
Agronomi, Akuntansi, Antropologi, Arkeologi, Arsitektur, Biologi, Budidaya Perairan, Ekonomi Pembangunan, Farmasi, Fisika, Geofisika, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Politik, Ilmu Sejarah, Ilmu Tanah, Kedokteran, Kimia, Manajemen, Manajemen Hutan, Manajemen Sumber Daya Perairan, Matematika, Nutrisi dan Makanan Ternak, Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Pendidikan dokter gigi
Universitas Mulawarman
Akuntansi, Biologi, Budidaya Perairan, Budidaya Pertanian, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosiatri, Kimia, Manajemen, Manajemen Hutan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Biologi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Dokter, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Sosial Ekonomi Perikanan, Teknologi Hasil Hutan

CP daerah malang : Aisy :085790277858

personel etos malang 2010

Get every new post delivered to your Inbox.

Sabtu, 17 Maret 2012


Kosmetika dan Kecantikan Warisan Islam


Agama Islam mengajarkan umatnya untuk selalu hidup bersih dan sehat. Bahkan dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Kesehatan merupakan salah satu hak bagi tubuh manusia''. Seruan Rasulullah SAW agar umat Islam memelihara kebersihan rambut dan badan telah mendorong para sarjana dan ilmuwan Muslim di era keemasan untuk menghasilkan beragam produk kosmetika.

Tahukah Anda beragam jenis kosmetika seperti deodoran, hand lotion, pewarna rambut yang berkembang pesat saat ini merupakan hasil karya sarjana Muslim di era kekhalifahan? Pengembangan produk kosmetika di dunia Islam begitu gencar dilakukan seorang dokter dan ahli bedah Muslim di Andalusia, Al-Zahrawi (936-1013 M) pada abad ke-10 M.

Dalam ensiklopedia kesehatan yang berjudul Al-Tasreef, Albucassis – begitu Barat menjuluki Al-Zahrawi - telah mengupas secara khusus tentang kosmetika. Bagi Al-Zahrawi, kosmetika merupakan bagian dari pengobatan. Kitab Al-Tasreef ini begitu besar pengaruhnya di Eropa.

Setelah dialihbahasakan ke dalam bahasa Latin, kitab yang memperkenalkan kosmetika itu sempat menjadi buku utama yang digunakan kebanyakan universitas di Eropa pada abad ke-12 hingga 17 M. Kemungkinan besar dari kitab itulah Barat mengembangkan produk kosmetika. Tak heran, jika kini negara-negara Barat menjadi produsen kosmetika terbesar di dunia.

Dalam Al-Tasreef, Al-Zahrawi juga menyebutkan pentingnya minyak gosok dan mengupas bahan-bahan dasar untuk membuat minyak itu secara detail. Al-Zahrawi juga mengajarkan cara-cara memperkuat gusi dan memutihkan gigi. Ia juga memperkenalkan beragam parfum dengan aroma yang bervariasi.

Al-Zahrawi menggunakan zat minyak yang disebut Adhan untuk pengobatan dan kecantikan. Sebagai seorang ilmuwan Muslim, Al-Zahrawi menjelaskan cara perawatan dan kecantikan rambut, kulit, gigi dan seluruh bagian tubuh dalam batas-batas ajaran Islam.

Pada abad ke-12 M, peradaban Islam di Spanyol juga sudah mengenal dan menggunakan produk kosmetika lainnya seperti krim tangan (hand cream), pencuci mulut (mouth washes) serta nasal spray. Selain itu, peradaban Islam di era keemasan juga telah menemukan semacam deterjen yang bernama lenor. Bahan yang mengandung wewangian itu digunakan untuk mencuci pakaian agar bersih dan harum.

Saat Cordoba mencapai kemajuan yang begitu pesat, umat Islam memiliki tradisi untuk membawakan bunga bagi orang yang sakit. Tren yang terjadi saat Cordoba memiliki 600 mesjid, 300 pemandian umum, 50 rumah sakit dan 70 perpustakaan publik hingga kini masih tetap berkembang di era modern ini.

Stanley Lane Poole pada 1887 dalam buku “The Moors in Spain” mengakui kehebatan yang dicapai umat Islam di Spanyol. Dengan nada menyindir, Lane Poole menyatakan kemilau yang diperoleh Kristen Spanyol setelah Islam diusir bagaikan bulan yang cahayanya hasil meminjam dari umat Islam.

                                                                      ***

Selain Al-Zahrawi, dokter Muslim lainnya yang berkontribusi dalam bidang kecantikan adalah Ibnu Sina (980-1037 M). Dalam salah satu bab pada bukunya yang sangat fenomenal berjudul Canon of Medicine, Ibnu Sina secara khusus membahas tema kecantikan atau Ziyet. Avicenna begitu orang Barat memanggilnya mengupas tentang perawatan tubuh mulai dari rambut dan tubuh.

Selain itu, Ibnu Sina juga membahas cara-cara perawatan kulit serta penyakit kulit dan penyembuhannya. Dokter Muslim itu juga memaparkan seputar masalah obesitas dan tubuh yang terlalu kurus serta dampaknya bagi penampilan. Berikut ini beberapa ringkasan dari bab tentang Ziyet yang dipaparkan Ibunu Sina dalam Canon of Medicine.

Pertama, Ibnu Sina membahas tentang simptom atau gejala. Contohnya, ia mengupas tentang berbagai masalah kecantikan yang kerap dihadapi setiap orang, seperti rambut rontok, kulit yang berubah pucat serta bagaimana merampingkan tubuh.

Ibnu Sina memulai studinya tentang kecantikan dimulai dari perawatan kepala dan diakhiri dengan kaki. Khusus perawatan kaki, Ibnu Sina menekankan pada perawatan kuku. Topik tentang kecantikan berkaitan erat dengan kosmetika. Dalam kitabnya yang fenomenal itu, ia juga mengungkapkan tentang fomula perawatan rambut dan kulit.

Selain itu, Ibnu Sina juga memaparkan tentang penyakit-penyakit kulit, metabolisme serta makanan yang perlu dikonsumsi dan tidak untuk menjaga kecantikan tubuh. Tujuan Ibnu Sina mengupas masalah kecantikan bukan bertjuan untuk mempercantik orang, namun ia lebih menekankan pada sudut pandang kesehatan, yakni cara merawat tubuh.

Kedua, dalam bab tentang kecantikan Inbu Sina juga lebih menekankan pada observasi. Tema Ziynet berhubungan dengan gejala-gejala yang dapat diobservasi secara eksternal. Observasi bertujuan untuk mempermudah kerja para dokter untuk menangani dan mengatasi berbagai penyakit yang biasa terjadi pada tubuh mulai dari kepala hingga kaki.

Para sarjana Muslim memberi kontribusi yang begitu besar dalam bidang kosmetika dan kecantikan. Lagi-lagi masyarakat Barat berutang budi kepada Al-Zahrawi dan Ibnu Sina yang telah melahirkan beragam terobosan dalam bidang kosmetika dan kecantikan. Kesuksesan yang dicapai Peradaban Islam di era keemasan sudah seharusnya melecut semangat umat Islam untuk kembali bangkit dari keterpurukan. 
Sabtu, 17 Maret 2012 21:43 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Heri Ruslan

Minggu, 05 Juni 2011

pengumuman tahap 2 hasil tes tulis dan wawancara beastudi ETOS daerah Malang

Assalamu'alaikum wr. wb.
Alhamdulillah, semakin dekat untuk jadi etoser.
barakallah untuk teman-teman yang suda lolos, yang belum lolos tetap semangat. KEEP FIGHT.
pengumuman bisa dilihat di sini
lebih lanjut bisa hubungi Andri 08980382335

Jumat, 27 Mei 2011

Tiga Karung Beras

Ini adalah makanan yang tidak bisa dibeli dengan uang. Kisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang.

Ibunya bersusah payah seorang membesarkan anaknya, saat itu kampung tersebut belum memiliki listrik. Saat membaca buku, sang anak tersebut diterangi sinar lampu minyak, sedangkan ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak.

Saat memasuki musim gugur, sang anak memasuki sekolah menengah atas Tetapi justru saat itulah ibunya menderita penyakit rematik yang parah sehingga tidak bisa lagi bekerja disawah.

Saat itu setiap bulannya murid-murid diharuskan membawa tiga puluh kg beras untuk dibawa kekantin sekolah. Sang anak mengerti bahwa ibuya tidak mungkin bisa memberikan tiga puluh kg beras tersebut dan kemudian berkata kepada ibunya: " Ma, saya mau berhenti sekolah dan membantu mama bekerja disawah". Ibunya mengelus kepala anaknya dan berkata "Kamu memiliki niat seperti itu mama sudah senang sekali tetapi kamu harus tetap sekolah. Jangan khawatir, kalau mama sudah melahirkan kamu, pasti bisa merawat dan menjaga kamu. Cepatlah pergi daftarkan kesekolah nanti berasnya mama yang akan bawa kesana".

Karena sang anak tetap bersikeras tidak mau mendaftarkan kesekolah, mamanya menampar sang anak tersebut. Dan ini adalah pertama kalinya sang anak ini dipukul oleh mamanya.

Sang anak akhirnya pergi juga kesekolah. Sang ibunya terus berpikir dan merenung dalam hati sambil melihat bayangan anaknya yang pergi menjauh.

Tak berapa lama, dengan terpincang-pincang dan nafas tergesa-gesa Ibunya datang kekantin sekolah dan menurunkan sekantong beras dari bahunya pengawas yang bertanggung jawab menimbang beras dan membuka kantongnya dan mengambil segenggam beras lalu menimbangnya dan berkata : " Kalian para wali murid selalu suka mengambil keuntungan kecil, kalian lihat, disini isinya campuran beras dan gabah. Jadi kalian kira kantin saya ini tempat penampungan beras campuran". Sang ibu ini pun malu dan berkali-kali meminta maaf kepada ibu pengawas tersebut.

Awal Bulan berikutnya ibu memikul sekantong beras dan masuk kedalam kantin. Ibu pengawas seperti biasanya mengambil sekantong beras dari kantong tersebut dan melihat. Masih dengan alis yang mengerut dan berkata: "Masih dengan beras yang sama". Pengawas itupun berpikir, apakah kemarin itu dia belum berpesan dengan Ibu ini dan kemudian berkata : "Tak perduli beras apapun yang Ibu berikan kami akan terima tapi jenisnya harus dipisah jangan dicampur bersama, kalau tidak maka beras yang dimasak tidak bisa matang sempurna. Selanjutnya kalau begini lagi, maka saya tidak bisa menerimanya".

Sang ibu sedikit takut dan berkata : "Ibu pengawas, beras dirumah kami semuanya seperti ini jadi bagaimana? Pengawas itu pun tidak mau tahu dan berkata : "Ibu punya berapa hektar tanah sehingga bisa menanam bermacam- macam jenis beras". Menerima pertanyaan seperti itu sang ibu tersebut akhirnya tidak berani berkata apa-apa lagi.

Awal bulan ketiga, sang ibu datang kembali kesekolah. Sang pengawas kembali marah besar dengan kata-kata kasar dan berkata: "Kamu sebagai mama kenapa begitu keras kepala, kenapa masih tetap membawa beras yang sama. Bawa pulang saja berasmu itu !".

Dengan berlinang air mata sang ibu pun berlutut di depan pengawas tersebut dan berkata: "Maafkan saya bu, sebenarnya beras ini saya dapat dari mengemis". Setelah mendengar kata sang ibu, pengawas itu kaget dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. Sang ibu tersebut akhirnya duduk diatas lantai, menggulung celananya dan memperlihatkan kakinya yang sudah mengeras dan membengkak.

Sang ibu tersebut menghapus air mata dan berkata: "Saya menderita rematik stadium terakhir, bahkan untuk berjalan pun susah, apalagi untuk bercocok tanam. Anakku sangat mengerti kondisiku dan mau berhenti sekolah untuk membantuku bekerja disawah. Tapi saya melarang dan menyuruhnya bersekolah lagi."

Selama ini dia tidak memberi tahu sanak saudaranya yang ada dikampung sebelah. Lebih-lebih takut melukai harga diri anaknya.

Setiap hari pagi-pagi buta dengan kantong kosong dan bantuan tongkat pergi kekampung sebelah untuk mengemis. Sampai hari sudah gelap pelan-pelan kembali kekampung sendiri. Sampai pada awal bulan semua beras yang terkumpul diserahkan kesekolah.

Pada saat sang ibu bercerita, secara tidak sadar air mata Pengawas itupun mulai mengalir, kemudian mengangkat ibu tersebut dari lantai dan berkata: "Bu sekarang saya akan melapor kepada kepala sekolah, supaya bisa diberikan sumbangan untuk keluarga ibu." Sang ibu buru- buru menolak dan berkata: "Jangan, kalau anakku tahu ibunya pergi mengemis untuk sekolah anaknya, maka itu akan menghancurkan harga dirinya. Dan itu akan mengganggu sekolahnya. Saya sangat terharu dengan kebaikan hati ibu pengawas, tetapi tolong ibu bisa menjaga rahasia ini."

Akhirnya masalah ini diketahui juga oleh kepala sekolah. Secara diam- diam kepala sekolah membebaskan biaya sekolah dan biaya hidup anak tersebut selama tiga tahun. Setelah Tiga tahun kemudian, sang anak tersebut lulus masuk ke perguruan tinggi.

Dihari perpisahan sekolah, kepala sekolah sengaja mengundang ibu dari anak ini duduk diatas tempat duduk utama. Ibu ini merasa aneh, begitu banyak murid yang mendapat nilai tinggi, tetapi mengapa hanya ibu ini yang diundang. Yang lebih aneh lagi disana masih terdapat tiga kantong beras.

Pengawas sekolah tersebut akhirnya maju kedepan dan menceritakan kisah sang ibu ini yang mengemis beras demi anaknya bersekolah.

Kepala sekolah pun menunjukkan tiga kantong beras itu dengan penuh haru dan berkata : "Inilah sang ibu dalam cerita tadi."

Dan mempersilakan sang ibu tersebut yang sangat luar biasa untuk naik keatas mimbar.

Anak dari sang ibu tersebut dengan ragu-ragu melihat kebelakang dan melihat gurunya menuntun mamanya berjalan keatas mimbar. Sang ibu dan sang anakpun saling bertatapan. Pandangan mama yang hangat dan lembut kepada anaknya. Akhirnya sang anak pun memeluk dan merangkul erat mamanya dan berkata: "Oh Mamaku..................

Inti dari Cerita ini adalah:

Pepatah mengatakan: "Kasih ibu sepanjang masa, sepanjang jaman dan sepanjang kenangan" Inilah kasih seorang mama yang terus dan terus memberi kepada anaknya tak mengharapkan kembali dari sang anak. Hati mulia seorang mama demi menghidupi sang anak berkerja tak kenal lelah dengan satu harapan sang anak mendapatkan kebahagian serta sukses dimasa depannya. Mulai sekarang, katakanlah kepada mama dimanapun mama kita berada dengan satu kalimat: " Terimakasih Mama.. Aku Mencintaimu, Aku Mengasihimu... selamanya".

---------------------------------------------------------------------------------

----------------------------------------------------------------------------------

SALAM SEMANGAT REMAJA...!!!!!

Senin, 16 Mei 2011

Raja dan ke 4 istrinya

Dahulu kala... Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.
Raja ini sangat mencintai isteri keempatnya dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak. Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang isteri.

Dia juga sangat memuja isteri ketiganya dan selalu memamerkannya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga. Itu karena dia takut suatu saat nanti, isteri ketiganya ini akan meninggalkannya.

Sang raja juga menyayangi isteri keduanya. Karena isterinya yang satu ini merupakan tempat curahan hatinya, yang akan selalu ramah, peduli dan sabar terhadapnya. Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah, dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri kedua karena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu.

Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia dan telah memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya maupun untuk kerajaannya. Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini meskipun sang isteri begitu mencintainya, tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isterinya itu.

Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa kematiannya sudah dekat.

Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu, sang raja lalu berpikir, ??Saat ini aku memiliki 4 isteri disampingku, tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri??.
Lalu, bertanyalah ia pada isteri keempatnya, ??Sampai saat ini, aku paling mencintaimu, aku sudah menghadiahkanmu pakaian-pakaian yang paling indah dan memberi perhatian yang sangat besar hanya untukmu. Sekarang aku sekarat, apakah kau akan mengikuti dan tetap menemaniku??? "Tidak akan!" balas si isteri keempat itu, ia pun pergi tanpa mengatakan apapun lagi.

Jawaban isterinya itu bagaikan pisau yang begitu tepat menusuk jantungnya.

Raja yang sedih itu kemudian berkata pada isteri ketiganya,?Aku sangat memujamu dengan seluruh jiwaku. Sekarang aku sekarat, apakah kau tetap mengikuti dan selalu bersamaku???

"Tidak!" sahut sang isteri. "Hidup ini begitu indah! Saat kau meninggal, akupun akan menikah kembali!"

Perasaan sang rajapun hampa dan membeku.

Beberapa saat kemudian, sang raja bertanya pada isteri keduanya, Selama ini, bila aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku. Jika nanti aku meninggal, apakah kau akan mengikuti dan terus disampingku??

"Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaaanmu!" jawab isteri keduanya. "Yang bisa aku lakukan,hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu."

Lagi-lagi, jawaban si isteri bagaikan petir yang menyambar dan menghancurkan hatinya.

Tiba-tiba, sebuah suara berkata:"Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi." Sang raja menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang berbicara dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya. Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi. Dengan penyesalan yang sangat mendalam kesedihan yang amat sangat, sang raja berkata sendu, "Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku masih punya banyak kesempatan!"
..................................................................................................

Dalam realitanya, sesungguhnya kita semua mempunyai 4 isteri dalam hidup kita....
Isteri keempat kita adalah tubuh kita. Tidak peduli berapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk tbuh kita.

Kemudian Isteri ketiga kita adalah ambisi, kedudukan dan kekayaan kita. Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ke tangan orang lain.

Sedangkan isteri kedua kita adalah keluarga dan teman-teman kita. Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita, tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman.

Dan akhirnya isteri pertama kita adalah jiwa, roh, iman kita, yang sering terabaikan karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu. Padahal, jiwa, roh, atau iman inilah yang akan mengikuti kita kemanapun kita pergi.

Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang! Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia.

----------------------------------------------------------------------------------
salam "'''semangat remaja""...!!!!!!

Kamis, 12 Mei 2011

kasih sayang seorang ibu..

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.

Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.
Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.

Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA.
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.

Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama.
Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.

Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, “Dari mana saja seharian ini?”
Sebagai balasannya, kau jawab, “Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!”

Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan, “Aku tidak ingin seperti Ibu.”

Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi.
Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.

Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu.
Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.