semua berawal dari sini, membias seantero pelosok hati dan jiwa. setiap detik aku bernafas, setiap detik pula aku bersyukur.
Total Tayangan Halaman
Senin, 25 April 2011
Paku…paku pagar
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu, untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah …
Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah … Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar tersebut.
Akhirnya, tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya, dan tidak cepat kehilangan kesabarannya…. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah….
Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu pun, akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Kemudian, sang ayah menuntun anaknya ke pagar. “Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi… lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya… “Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan… Kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini … dihati orang lain”….
Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu kembali… Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada … DAN luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik.
Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah … Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar tersebut.
Akhirnya, tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya, dan tidak cepat kehilangan kesabarannya…. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah….
Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu pun, akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Kemudian, sang ayah menuntun anaknya ke pagar. “Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi… lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya… “Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan… Kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini … dihati orang lain”….
Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu kembali… Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada … DAN luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik.
Sabtu, 16 April 2011
Kebosanan hidup
Seorang pria mendatangi Sang Guru, “Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati”.
Sang Guru tersenyum, “Oh, kamu sakit”. “Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan ini. Itulah sebabnya saya ingin mati”. Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya. Sang Master meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan”.
Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma-norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah-tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, dan yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari tentang sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita…
“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjuk-ku”. Demikian Sang Master menyarankan.
“Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh”. Tidak, saya tidak ingin hidup.” pria itu menolak tawaran Sang Guru.
“Jadi kamu tidak ingin sembuh?? “ Kamu betul-betul ingin mati?” tanya Sang Guru
“Ya, memang saya sudah bosan hidup”, pria itu kukuh menjawab.
“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.” Perintah Sang Guru. Giliran pria tersebut bingung. Setiap Guru yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.
Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh Sang Guru EDAN itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai !!!
Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarganya di restoran Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir ini malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya pun menjadi santai banget !
Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu. “Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis !!”
Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis !!!
Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Boss kita kok aneh ya ?” Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis !!
Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.
Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Pi, maafkan kami semua. Selama ini, Papi selalu stres karena perilaku kami.” Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?
Ia mendatangi Sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya Sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh?? Apa bila kau hidup dalam ke-kini-an, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan ini !!!
Leburkan egomu, leburkan keangkuhanmu, leburkan kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air, dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan pernah jenuh, tidak akan pernah bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan”..
Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam ke-kini-an. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP !!!
Hidup bukanlah merupakan suatu beban yang harus dipikul tapi merupakan suatu anugerah untuk dinikmati. “Anda tidak akan pernah menang jika Anda tidak pernah memulai.”
Sang Guru tersenyum, “Oh, kamu sakit”. “Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan ini. Itulah sebabnya saya ingin mati”. Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya. Sang Master meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan”.
Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma-norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah-tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, dan yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari tentang sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita…
“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjuk-ku”. Demikian Sang Master menyarankan.
“Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh”. Tidak, saya tidak ingin hidup.” pria itu menolak tawaran Sang Guru.
“Jadi kamu tidak ingin sembuh?? “ Kamu betul-betul ingin mati?” tanya Sang Guru
“Ya, memang saya sudah bosan hidup”, pria itu kukuh menjawab.
“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.” Perintah Sang Guru. Giliran pria tersebut bingung. Setiap Guru yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.
Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh Sang Guru EDAN itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai !!!
Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarganya di restoran Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir ini malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya pun menjadi santai banget !
Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu. “Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis !!”
Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis !!!
Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Boss kita kok aneh ya ?” Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis !!
Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.
Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Pi, maafkan kami semua. Selama ini, Papi selalu stres karena perilaku kami.” Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?
Ia mendatangi Sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya Sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh?? Apa bila kau hidup dalam ke-kini-an, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan ini !!!
Leburkan egomu, leburkan keangkuhanmu, leburkan kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air, dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan pernah jenuh, tidak akan pernah bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan”..
Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam ke-kini-an. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP !!!
Hidup bukanlah merupakan suatu beban yang harus dipikul tapi merupakan suatu anugerah untuk dinikmati. “Anda tidak akan pernah menang jika Anda tidak pernah memulai.”
lingkaran kecil itu disebut Halaqoh
ayo ukh, sudah telat.
indibathnya mana?
kan antum waktunya taujih hari ini, lupa ya?
indibathbya mana?
ane hafalan uda nyampe surat al insan, anti sampe mana?
berfastabiqul khoirot yuk!
up grade ruhiyah yuk, dengan perbanyak tilawah.
up grade fikriyah yuk dengan perbanyak dauroh.
upgrade jasadiyah yuk, dengan riyadhoh ....
kita lakukan di lingkaran kecil kita.
lingkaran orang-orang yang insya Allah ingin selalu merubah diri ke arah yang lebih baik ...
insya Allah ...
indibathnya mana?
kan antum waktunya taujih hari ini, lupa ya?
indibathbya mana?
ane hafalan uda nyampe surat al insan, anti sampe mana?
berfastabiqul khoirot yuk!
up grade ruhiyah yuk, dengan perbanyak tilawah.
up grade fikriyah yuk dengan perbanyak dauroh.
upgrade jasadiyah yuk, dengan riyadhoh ....
kita lakukan di lingkaran kecil kita.
lingkaran orang-orang yang insya Allah ingin selalu merubah diri ke arah yang lebih baik ...
insya Allah ...
Jumat, 15 April 2011
TOENAS 2011: "Begitu Nasional!"
Try Out Etos Nasional (TOENAS) 2011 adalah Simulasi Ujian (Try Out) Masuk Perguruan Tinggi yang dilaksanakan serentak di 9 kota besar di Indonesia, sehingga peserta akan mendapatkan dan mengetahui peringkat hasil ujiannya di tingkat nasional. Selain simulasi mengerjakan soal-soal SNMPTN peserta TOENAS 2011 juga akan diajak untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan dan akan mendapatkan bekal motivasi untuk berani berkuliah dan berprestasi di Perguruan-Perguruan Tinggi Favorit di Indonesia.
Event besar ini digarap oleh penerima Beastudi Etos (Etoser) dari 11 PTN favorit: Universitas Andalas (Padang), Universitas Indonesia (Jakarta), Institut Pertanian Bogor (Bogor), Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjajaran (Bandung), Universitas Diponegoro (Semarang), Universitas Gajah Mada (Yogyakarta), Universitas Brawijaya (Malang), Institut Teknologi Sepuluh November dan Universitas Airlangga (Surabaya) serta Universitas Hasanudin (Makassar)
Biaya Pendaftaran : Rp. 15.000,-
Waktu pelasanaan : 1 Mei 2011
Tempat pelaksanaan : tempat di 9 wilayah se-Indonesia untuk melihat tempat klik TEMPAT (di-link ke menu TEMPAT)
Target peserta : 30.000 tunas peduli pendidikan
Acara :
* Try out SNMPTN
* Studium generale oleh Kemdiknas
* Launch: Keanggotaan 30.000 relawan peduli pendidikan!
* Talkshow/Training Motivasi Cerdas Sosial
* Pembahasan Try Out
* Edutainment :
1. Special Moment “Launching Keanggotaan 30.000 Relawan Peduli Penidiidkan”
2. Scholarship Expo “Scholarship Expo”
Pameran Pendidikan dan Beasiswa dari Lembaga Beasiswa yang ada di Indonesia.
3. Bazar Beastudi Etos
Stand yang berisi kreativitas dari penerima Beastudi Etos.
4. Konseling On the Spot ( KOS)
Konsultasi gratis bagi para peserta TOENAS Expo mengenai permasalahan seputar menembus PTN baik dalam pemilihan jurusan, pemilihan Universitas maupun hal lain.
5. Sulap Edukasi
Penampilan sulap yang dapat dijelaskan secara ilmiah dan mengandung unsur pengetahuan.
6. Penayangan video School Social Responsibility
Penayangan video sekolah-sekolah marginal di Indonesia yang mendapat pendampingan dari Lembangan Pengembangan Insani Dompet Dhuafa.
7. Zona Almamater
Foto menggunakan jaket almamater 11 PTN (UNAND ,UI, IPB, ITB, UNPAD, UGM, UNDIP, UNBRAW, ITS, UNAIR dan UNHAS)
8. Bazar Sponsor
Event besar ini digarap oleh penerima Beastudi Etos (Etoser) dari 11 PTN favorit: Universitas Andalas (Padang), Universitas Indonesia (Jakarta), Institut Pertanian Bogor (Bogor), Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjajaran (Bandung), Universitas Diponegoro (Semarang), Universitas Gajah Mada (Yogyakarta), Universitas Brawijaya (Malang), Institut Teknologi Sepuluh November dan Universitas Airlangga (Surabaya) serta Universitas Hasanudin (Makassar)
Biaya Pendaftaran : Rp. 15.000,-
Waktu pelasanaan : 1 Mei 2011
Tempat pelaksanaan : tempat di 9 wilayah se-Indonesia untuk melihat tempat klik TEMPAT (di-link ke menu TEMPAT)
Target peserta : 30.000 tunas peduli pendidikan
Acara :
* Try out SNMPTN
* Studium generale oleh Kemdiknas
* Launch: Keanggotaan 30.000 relawan peduli pendidikan!
* Talkshow/Training Motivasi Cerdas Sosial
* Pembahasan Try Out
* Edutainment :
1. Special Moment “Launching Keanggotaan 30.000 Relawan Peduli Penidiidkan”
2. Scholarship Expo “Scholarship Expo”
Pameran Pendidikan dan Beasiswa dari Lembaga Beasiswa yang ada di Indonesia.
3. Bazar Beastudi Etos
Stand yang berisi kreativitas dari penerima Beastudi Etos.
4. Konseling On the Spot ( KOS)
Konsultasi gratis bagi para peserta TOENAS Expo mengenai permasalahan seputar menembus PTN baik dalam pemilihan jurusan, pemilihan Universitas maupun hal lain.
5. Sulap Edukasi
Penampilan sulap yang dapat dijelaskan secara ilmiah dan mengandung unsur pengetahuan.
6. Penayangan video School Social Responsibility
Penayangan video sekolah-sekolah marginal di Indonesia yang mendapat pendampingan dari Lembangan Pengembangan Insani Dompet Dhuafa.
7. Zona Almamater
Foto menggunakan jaket almamater 11 PTN (UNAND ,UI, IPB, ITB, UNPAD, UGM, UNDIP, UNBRAW, ITS, UNAIR dan UNHAS)
8. Bazar Sponsor
Selasa, 12 April 2011
Pengumuman Tahap seleksi awal beastudi ETOS
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Diberitahukan kepada calon Etoser baru wilayah Malang, bahwa pengumuman seleksi tahap 1 akan segera di informasikan.
untuk Tes selanjutnya (tes wawancara) akan dilaksanakan tanggal 22-23 April 2011 bertempat di Gedung D FE Universitas Brawijaya.
siapakah yang berhak untuk mengikuti tes selanjutnya akan dihubungi via SMS dan via telfon.
info lebih lanjut hubungi,
Andri di nomor 08980302335 / (0341) 582162
terima kasih
wassalamu'alaikum wr. wb
ttd,
panitia seleksi ETOS MAlang
Diberitahukan kepada calon Etoser baru wilayah Malang, bahwa pengumuman seleksi tahap 1 akan segera di informasikan.
untuk Tes selanjutnya (tes wawancara) akan dilaksanakan tanggal 22-23 April 2011 bertempat di Gedung D FE Universitas Brawijaya.
siapakah yang berhak untuk mengikuti tes selanjutnya akan dihubungi via SMS dan via telfon.
info lebih lanjut hubungi,
Andri di nomor 08980302335 / (0341) 582162
terima kasih
wassalamu'alaikum wr. wb
ttd,
panitia seleksi ETOS MAlang
Kamis, 13 Januari 2011
penguuman Seleksi Etos Malang
Tentang Beastudi Etos
Beastudi Etos adalah beasiswa investasi SDM yang mengelola biaya untuk pendidikan, pembinaan dan pelatihan serta pendampingan mahasiswa. Saat ini tersebar di 9 wilayah dan 11 PTN dengan penerima manfaat sebanyak 874 orang, terdiri dari 397 penerima manfaat aktif dan 477 alumni. Penerima manfaat Beastudi Etos selanjutnya disebut sebagai Etoser.
Pada Juli 2010, Moh. Dhanar Such Rufi Fajri (Etoser ITS) dan Dyah Septyandari (Etoser UGM) meraih medali emas pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXIII yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementrian Pendidikan Nasional.
Fasilitas Etoser:
Terdepan dalam membentuk SDM unggul dan mandiri
Misi :
Beastudi ETOS Arutmin
Selain Beastudi Etos Reguler di 11 PTN, saat ini ada program kerjasama Beastudi Etos dengan PT. Arutmin Indonesia yang sudah dimulai sejak tahun 2007. Penerima manfaat beasiswa Etos – Arutmin Kalimantan Selatan setiap tahunnya terus meningkat, mulai dari 70 Etoser (periode 2007 – 2008), menjadi 200 Etoser (periode 2008 – 2009) hingga saat ini mengelola 350 Etoser (periode 2009 – 2010). Adapun fasilitas yang diberikan berupa:
Beastudi Etos adalah beasiswa investasi SDM yang mengelola biaya untuk pendidikan, pembinaan dan pelatihan serta pendampingan mahasiswa. Saat ini tersebar di 9 wilayah dan 11 PTN dengan penerima manfaat sebanyak 874 orang, terdiri dari 397 penerima manfaat aktif dan 477 alumni. Penerima manfaat Beastudi Etos selanjutnya disebut sebagai Etoser.
Pada Juli 2010, Moh. Dhanar Such Rufi Fajri (Etoser ITS) dan Dyah Septyandari (Etoser UGM) meraih medali emas pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXIII yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementrian Pendidikan Nasional.
Fasilitas Etoser:
- Penggantian biaya masuk PTN
- SPP semester 1 dan 2
- Uang saku Rp 400.000,00 – Rp 450.000,00 per bulan selama tiga tahun
- Akomodasi asrama selama tiga tahun. Asrama adalah media pembinaan dan pendampingan intensif para Etoser guna mencetak pribadi dan komunitas produktif. Asrama juga dikelola untuk meningkatkan kebersamaan dan loyalitas Etoser dan menjadi bagian dari sistem kerja utama program Beastudi Etos
- Pelatihan, pembinaan dan pendampingan 4 domain (agama, akademik, pengembangan diri, sosial) selama 3 tahun. Secara umum ada tiga bagian pembinaan, yaitu pembinaan asrama (harian), pembinaan rutin (pekanan) dan pembinaan nasional (tahunan). Pelatihan, pembinaan dan pendampingan ini dilakukan berdasarkan kurikulum berbasis kompetensi untuk pengembangan prestasi.
Terdepan dalam membentuk SDM unggul dan mandiri
Misi :
- Menerapkan manajemen mutu beastudi etos
- Menerapkan kurikulum pembinaan beastudi etos yang berbasis kompetensi
- Membangun dan mengoptimalkan jaringan beastudi etos
- Mengoptimalkan peran SDM beastudi etos dalam aktivitas pemberdayaan masyarakat
Beastudi ETOS Arutmin
Selain Beastudi Etos Reguler di 11 PTN, saat ini ada program kerjasama Beastudi Etos dengan PT. Arutmin Indonesia yang sudah dimulai sejak tahun 2007. Penerima manfaat beasiswa Etos – Arutmin Kalimantan Selatan setiap tahunnya terus meningkat, mulai dari 70 Etoser (periode 2007 – 2008), menjadi 200 Etoser (periode 2008 – 2009) hingga saat ini mengelola 350 Etoser (periode 2009 – 2010). Adapun fasilitas yang diberikan berupa:
- Bantuan pembiayaan pendidikan sebesar Rp 1.000.000,00 setiap semester selama satu tahun
- Pembinaan atau pelatihan setiap bulan
- Kegiatan sosial etoser (donor darah, tanam pohon, dsb)
Informasi pendaftaran
23-08-2010 03:02:12
Kembali ke Beastudi ETOS
Seleksi penerima Beastudi Etos diadakan setiap tahun, dibuka pada bulan Januari. Sejak 2011, quota penerimaan adalah sebanyak 150 mahasiswa per tahun.
Tahapan seleksi sebagai berikut :
Contact Person Panitia Daerah :
Padang
Meifal Rusli (0812 6695 3417) atau Parwanto (0852 6396 7234)
Asrama Beastudi Etos Padang : Kelurahan Kepalo Koto no.43, Kec. Pauh, Padang 25163
Jakarta :
Abdurakhman (0813 1084 5934) atau Ali Mulyadi (021 3433 7848, 0857 8174 2926)
Asrama Beastudi Etos Jakarta : Jl. Merak No. 6 RT. 03 /02, Kel. Beji Timur, Kota Depok 16424
Bogor :
Setyo Budi (0813 1760 6699), atau Robbi (0852 1565 7054)
asrama Etos (0251) 862 6633
Asrama Etos Bogor : Jl. Kampus Dalam IPB Dramaga, Babakan Raya 4 No. 68 RT 7/RW 3, Kec. Dramaga, Kab. Bogor 16680
Bandung :
Gantina Rahmaputri (0857 2339 2542, 0878 2193 7797) atau Nur Ahmadi (0813 1288 8188)
asrama Etos (022) 250 8235
Asrama Etos Bandung : Jl. Ciheulang 89 Sekeloa 40134
Semarang :
Effendi Nugroho (0811 272 6772) atau Pariman (0852 2699 2485)
Asrama Etos Semarang : Jl. Banjar Sari, Gang Iweni Sari No. 18 Tembalang, Semarang 50275
Yogyakarta :
Murwantoko (0878 3811 5905), Fauziatul Muslimah (0857 2979 0039), Dunilah (0857 2936 4921)
Asrama Etos Yogya : Jl. Kaliurang KM 5,6 Gg. Pandega Duksina CT 1 No. 14 A, Depok Condong Catur, Sleman, Yogyakarta 55281
Malang :
Abdul Khaqim (0856 4955 2474), Harisah (0857 4950 3783), Ajeng (0852 3457 7714)
Asrama Etos Malang : Jl. Watu Gilang 1 No.19, Ketawang Gede, Lowokwaru, Malang 65145
Surabaya :
Nurul Aisyah (0856 4812 6140), Sayyid Bashori (0857 3077 9358), Muamar Khadafi (0852 301 41 990)
Asrama Etos Surabaya : Jl. Keputih Gang 3 no.47, Sukolilo Surabaya 60111
Makasar :
Anwar (0811 417 504), Ranto Ari P (0852 9964 6620), Misbahuddin Azis (0813 5585 4858), Rahmawaty (0852 4273 6427)
Asrama Etos Makassar : Komplek BTN Asal Mula Blok D5/5, Kel. Tamalanrea Indah, Kec. Tamalanrea, Makassar 90245
Samarinda:
Dompet Dhuafa Samarinda (0541 748711), Sapar (0856 5424 1078)
Unit Layanan Dompet Dhuafa Kalimantan Timur
Jl. Camar No. 98 RT. 27, Kelurahan Bandara, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda
Seleksi penerima Beastudi Etos diadakan setiap tahun, dibuka pada bulan Januari. Sejak 2011, quota penerimaan adalah sebanyak 150 mahasiswa per tahun.
Tahapan seleksi sebagai berikut :
- Seleksi administratif
- Tes tulis & wawancara
- Home visit
- Seleksi masuk PTN
- Lulus SMA/ sederajat
- Akan mengikuti seleksi masuk PTN program S1
- Diterima pada PTN dan jurusan yang direkomendasikan Beastudi Etos
- Berasal dari keluarga tidak mampu
- Melampirkan surat keterangan tidak mampu dan slip gaji/surat keterangan penghasilan dari ketua RT atau DKM setempat
- Melampirkan Daftar Riwayat Hidup
- Mengisi dan menandatangani akad Beastudi Etos
- Melampirkan fotokopi raport SMA semester 1 – 5, STTB (bagi yang sudah lulus), Kartu Keluarga, KTP/ Kartu Pelajar
- Pas Foto 4 x 6 sebanyak 2 lembar
- Foto rumah (tampak keseluruhan, dan bagian dalam)
- Membuat tulisan tentang perjalanan kisah hidup
Contact Person Panitia Daerah :
Padang
Meifal Rusli (0812 6695 3417) atau Parwanto (0852 6396 7234)
Asrama Beastudi Etos Padang : Kelurahan Kepalo Koto no.43, Kec. Pauh, Padang 25163
Jakarta :
Abdurakhman (0813 1084 5934) atau Ali Mulyadi (021 3433 7848, 0857 8174 2926)
Asrama Beastudi Etos Jakarta : Jl. Merak No. 6 RT. 03 /02, Kel. Beji Timur, Kota Depok 16424
Bogor :
Setyo Budi (0813 1760 6699), atau Robbi (0852 1565 7054)
asrama Etos (0251) 862 6633
Asrama Etos Bogor : Jl. Kampus Dalam IPB Dramaga, Babakan Raya 4 No. 68 RT 7/RW 3, Kec. Dramaga, Kab. Bogor 16680
Bandung :
Gantina Rahmaputri (0857 2339 2542, 0878 2193 7797) atau Nur Ahmadi (0813 1288 8188)
asrama Etos (022) 250 8235
Asrama Etos Bandung : Jl. Ciheulang 89 Sekeloa 40134
Semarang :
Effendi Nugroho (0811 272 6772) atau Pariman (0852 2699 2485)
Asrama Etos Semarang : Jl. Banjar Sari, Gang Iweni Sari No. 18 Tembalang, Semarang 50275
Yogyakarta :
Murwantoko (0878 3811 5905), Fauziatul Muslimah (0857 2979 0039), Dunilah (0857 2936 4921)
Asrama Etos Yogya : Jl. Kaliurang KM 5,6 Gg. Pandega Duksina CT 1 No. 14 A, Depok Condong Catur, Sleman, Yogyakarta 55281
Malang :
Abdul Khaqim (0856 4955 2474), Harisah (0857 4950 3783), Ajeng (0852 3457 7714)
Asrama Etos Malang : Jl. Watu Gilang 1 No.19, Ketawang Gede, Lowokwaru, Malang 65145
Surabaya :
Nurul Aisyah (0856 4812 6140), Sayyid Bashori (0857 3077 9358), Muamar Khadafi (0852 301 41 990)
Asrama Etos Surabaya : Jl. Keputih Gang 3 no.47, Sukolilo Surabaya 60111
Makasar :
Anwar (0811 417 504), Ranto Ari P (0852 9964 6620), Misbahuddin Azis (0813 5585 4858), Rahmawaty (0852 4273 6427)
Asrama Etos Makassar : Komplek BTN Asal Mula Blok D5/5, Kel. Tamalanrea Indah, Kec. Tamalanrea, Makassar 90245
Samarinda:
Dompet Dhuafa Samarinda (0541 748711), Sapar (0856 5424 1078)
Unit Layanan Dompet Dhuafa Kalimantan Timur
Jl. Camar No. 98 RT. 27, Kelurahan Bandara, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda
Langganan:
Postingan (Atom)

